Pratinjau

Kamis, 14 November 2013

Gemilang Motor: Cara Kerja Mesin 2 tak

expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'> Gemilang Motor: Cara Kerja Mesin 2 tak

Motor 2 Tak Sebetulnya cara kerja pada mesin motor 2 tak sangat simpel, hakekatnya mesin motor 2 tak pada sebuah ruang pembakarann...

Gemilang Cheater: Cara Kerja mesin 4 tak

expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'> Gemilang Cheater: Cara Kerja mesin 4 tak


1. Intake Langkah pertama dalam  cara kerja mesin motor 4 tak ini adalah intake yang berarti menghisap. Karena pada langkah ini piton ...

Cara Kerja mesin 4 tak

expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'>
1. Intake
Langkah pertama dalam cara kerja mesin motor 4 tak ini adalah intake yang berarti menghisap. Karena pada langkah ini piton bergerak ke bawah dari Titik Mati Atas sehingga akan menghisap bahan bakar yang telah dicampur dengan udara pada karburator. Saat piston turun maka klep atau valve inlet akan terbuka untuk menyalurkan bahan bakar dari karburator. Gerakan dan besaran bukaan valve inlet ini sendiri diatur oleh camshaft yang berputar dan secara berkala menekan tuas valve inlet agar terbuka bersamaan dengan turunnya piston.
2. Kompresi
Langkah selanjutnya pada cara kerja mesin motor 4 tak adalah kompresi, yaitu proses untuk mengkompres atau memampatkan bahan bakar yang sudah dihisap oleh piston. Proses ini akan terjadi saat posisi piston telah berada pada Titik Mati Bawah (TMB) dan valve intake telah tertutup. Karena kedua klep atau valve intake dan exhaust telah tertutup rapat sehingga bahan bakar bisa dimampatkan dengan pergerakan piston keatas hingga terjadi proses “ledakan” karena percikan dari busi pada langkah ketiga.
3. Combustion (pembakaran)
Setelah bahan bakar dimampatkan maka cara kerja mesin motor 4 tak selanjutnya adalah proses pembakaran bahan bakar tersebut. Perlu dicatat bahwa percikan yang dikeluarkan busi (ledakan) akan terjadi setelah piston telah turun atau mundur beberapa derajat dari posisi Titik Mati Atas (TMA), bukan saat piston mencapai TMA atau disebut titik 0 derajat. Karena jika busi meledak saat piston berada pada titik 0 derajat bisa terjadi piston mundur namun justru menggerakkan mesin dengan arah yang salah karena mengengkol crankshaft ke arah belakang, sehingga motor akan mundur.
4. Exhaust
Langkah yang terakhir pada cara kerja mesin motor 4 tak adalah pembuangan sisa pembakaran atau exhaust. Karena ledakan saat pembakaran maka piston akan terdorong hingga ke TMB dan kemudian piston akan kembali mendorong ke atas dengn kondisi valve exhaust akan dan valve intake tertutup. Sehingga gas buang sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui sambungan dari mesin ke knalpot atau Exhaust Port.
Demikian penjelasan cara kerja mesin motor 4 tak yang sehari-hari biasa kita gunakan. Semoga bisa menambah pengetahuan Anda tentang teknologi yang ada di sekitar kita.

Korek Harian Mesin 4 tak

expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'>

Meski bisa pertahankan karbu standar bawaan pabrik, kohar alias korek harian 4-tak tetap perlu ubah setingan. “Kompresi sudah naik dan kem dikorek, karbu sebagai pemasok gas bakar harus disesuaikan,” jelas Teng Suang Hak, mekanik Ahak Motor, yang mangkal di Jl. Kapuk Raya, No. 55D, Jakarta Utara.

Pria akrab dipanggil Ahak itu, ajukan tips simpel nyeting main-jet dan pilot-jet. “Tidak pake patokan. Soalnya karakter masing-masing kohar beda. Kuncinya, rasakan saja dampak di mesin,” kata Ahak yang sibuk garap motor balap pesanan saat ditemui Em-Plus di bengkelnya.


Lakukan penyetelan gas dan angin secara maksimal. “Jika teriakan mesin pada setelan gas tertinggi kurang njerit, berarti main-jet memang kurang. Coba naikan 5 angka dulu,” kata lelaki berambut cepak ini.

Setelah itu, coba tarik gas. Jika pada gas tinggi tampak kayak ada kosong, alias ada jeda pada pasokan bensin. “Itu main-jet masih kurang. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk kohar kenaikan itu sudah cukup tinggi,” ingatnya.

Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. “Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan kegedean pas,” ujar Ahak lagi.

Sementara untuk setelan pilot-jet, gejalanya juga dideteksi dengan beberapa hal. Gejala pertama, jika motor susah hidup setelah dilakukan korekan. “Atau setelah hidup, tapi pada putaran bawah tampak seperti ada kosongnya. Kayak bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet perlu dinaikan,” katanya.

Cara menaikan juga bertahap. “Sama kayak kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu,” tambah mekanik yang sukses bikin Kanzen melejit di pentas pasar senggol Jakarta.

Ahak kasih ancer-ancer, kebiasan yang dilakukannya, setelan pilot-jet maupun main–jet untuk kohar, pas pada penambahan antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter korekan dan jenis karburator. “Tapi dari pengalaman, setingan pilot dan main-jet koharenggak pernah sampai 10. Jenis karburator apapun, deh,” tutup Ahak

Cara Kerja Mesin 2 tak

expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'>





Motor 2 Tak
Sebetulnya cara kerja pada mesin motor 2 tak sangat simpel, hakekatnya mesin motor 2 tak pada sebuah ruang pembakarannya terjadi dua kali langkah piston.
Sebelum semuanya dijelaskan ada dua singkatan :
-Titik Mati Atas  (TMA) atau dengan kata lain Upstroke,
-Titik Mati Bawah (TMB) atau dengan kata lain Downstroke.


Langkah Pertama TMA ke TMB
Piston bergerak dari TMA ke TMB maka terjadilah penekanan pada ruang bilas yang ber ada diruang piston ,pada lubang linier terdapat lubang dari intake dan exhaust.Pada saat piston bergerak melewati lubang exhaust, gas yang ada pada ruang bakar akan keluar melewati lubang exhaust. Sedangkan saat piston melewati lubang intake maka gas yang berada diruang bilas yang ikut terpompa oleh piston akan masuk kedalam ruang bakar, dan saat ini sedang terus berlanjut gas dari sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui exhaust.


Langkah Kedua dari TMB ke TMA
Pada saat piston bergerak dari TMB ke TMA akan melakukan penghisapan campuran bahan bakar, udara, dan oli samping.Setelah piston melewati lubang intake dan lubang exhaust, maka piston akan melakukan sistem kompresi yang terjadilah tekanan pada ruang bakar. Piston akan terus menekan hingga tepat di posisi TMA, sedangkan campuran bahan  bakar dan udara yang sudah dapat tekanan dari piston akan terbakar oleh api yang dihasilkan oleh sebuah busi, setelah itu terjadi pada uang bakar maka akan diteruskan ke langkah tenaga , dan tenaga disalurkan ke bagian tramisi,itu terjadi selama mesin motor anda hidup.

Mungkin sekian yang saya bisa jelaskan semoga bermanfa'at.

Paypal List Here

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.